Sabtu, 24 November 2012

TALI TEMAI PRAMUKA

TALI TEMAI PRAMUKA
dalam kepramukaan sering sekali kita bertemu dengan kegiatan tali-temali dalam latihan pramuka. Ada banyak yang harus dipelajari, ada simpul, ikatan, pioneering dan lain sebagainya. Untuk mencapai tahap latihan pioneering, pramuka harus memiliki kemampuan untuk membuat dasar dari tali-temali, yaitu simpul dan ikatan. Berikut ini ada beberapa simpul sering kita jumpai dalam kehidupan sehari-hari. Silahkan dipraktekkan, atau paling tidak cukup dimengerti.
Simpul Ujung Tali :
berfungsi untuk menjaga ujung tali agar tidak terurai.
Simpul Mati :
berfungsi untuk mengikat tali yang sama besar
Simpul Anyam:
berfungsi untuk mengikat tali yang sama besarnya dalam kondisi kering
Simpul Anyam Berganda :
berfungsi untuk mengikat dua tali yang berbeda ukuran dalam kondisi kering atau basah
Simpul Erat :
berfungsi untuk memulai suatu ikatan
Simpul Pangkal :
digunakan untuk permulaan suatu ikatan
Simpul Tiang:
berfungsi untuk mengikat leher binatang ternak agar tidak terjerat dan masih dapat bergerak bebas mencari makan.
Simpul Tarik :
digunakan untuk menuruni tebing/pohon dan tidak akan kembali lagi
Simpul Kursi :
berfungsi untuk mengangkat/menurunkan manusia atau barang
Simpul Kembar :
digunakan untuk mengikat dua tali yang sama ukurannya dalam kondisi licin atau basah
Simpul Jangkar :
berfungsi untuk membuat tandu darurat
Gambar-gambar tersebut penulis kutip dari bahan serahan KML Penegak. Demikian sedikit tulisan yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat bagi kita semua. Salam Pramuka!!!


LANJUTAN...!!!

Tali temali adalah mencampuradukkan antara tali, simpul dan ikatan, Begitu juga di Pramuka tali di gunakan untuk banyak hal diantaranya:
1. Mengangkat benda yang berat
2. Mengikat tongkat atau tiang
3. Menyambungkan Tali yang satu dan lainnya
4. Untuk menarik benda yang berat
5. Untuk mengikat benda yang mudah bergerak


Di Pramuka juga mempunyai Ikatan-ikatan tali yang disebut SIMPUL , Simpul adalah hubungan tali dengan tali yang lain.
Diantaranya :
1. Simpul ujung tali
  • Gunanya agar tali pintalan pada ujung tali tidak mudah lepas

2. Simpul mati
  • Gunanya untuk menyambung 2 utas tali yang sama besar dan tidak licin

3. Simpul anyam
  • Gunanya untuk menyambung 2 utas tali yang tidak sama besarnya dan dalam keadaan kering

4. Simpul anyam berganda
  • Gunanya untuk menyambung 2 utas tali yang tidak sama besarnya dan dalam keadaan basah

5. Simpul erat
  • Gunanya untuk memendekkan tali tanpa pemotongan

6. Simpul kembar
  • Gunanya untuk menyambung 2 utas tali yang sama besarnya dan dalam keadaan licin

7. Simpul kursi
  • Gunanya untuk mengangkat atau menurunkan benda atau orang pingsan

8. Simpul penarik
  • Gunanya untuk menarik benda yang cukup besar

9. Simpul laso

  • Gunanya untuk mengikat benda yang berbentuk lingkaran.

10. Ikatan pangkal
  • Gunanya untuk mengikatkan tali pada kayu atau tiang, akan tetapi ikatan pangkal ini dapat juga digunakan untuk memulai suatu ikatan.

11. Ikatan tiang
  • Gunanya untuk mengikat sesuatu sehingga yang diikat masih dapat bergerak leluasa misalnya untuk mengikat leher binatang supaya tidak tercekik.

12. Ikatan jangkar

  • Gunanya untuk mengikat jangkar atau benda lainnya yang berbentuk ring.


13. Ikatan tambat
  • Gunanya untuk menambatkan tali pada sesuatu tiang/kayu dengan erat, akan tetapi mudah untuk melepaskannya kembali. Ikatan tambat ini juga dipergunakan untuk menyeret balik dan bahkan ada juga dipergunakan untuk memulai suatu ikatan.

14. Ikatan tarik
  • Gunanya untuk menambatkan tali pengikat binatang pada suatu tiang, kemudian mudah untuk membukanya kembali. Dapat juga untuk turun ke jurang atau pohon.


15. Ikatan turki
  • Gunanya untuk mengikat sapu lidi setangan leher

Ya itulah diantaranya simpul-simpul dan kegunaannya di Pramuka, tapi mazih banyak simpul yang ada di Pramuka.

1 komentar:

  1. kak tlong di cek yang simpul anyam yang atas! sumbernya dari mana kok berbeda dengan simpul anyam yang bawah dan dari sumber2 yang lain!

    BalasHapus